Rabu, 26 September 2018

Pagi dengan air mata my puisi

Saat ku sedang terlelap tiba-tiba ada suara
Yang memaksa ku  membuka mata ku
Suara itu pun memanggil ku menyuruh ku mendekat
Aku pun datang pada nya walau ku ku rasa sangat berat

Dengan keadaan yang masih setengah sadar
Ku coba dengar semua katak kata  nya dengan sabar
Beberapa lama ku mulai tersadar
Namun kata kata itu belum juga usai

Kata kata yang kadang membuat hati ini terbakar
Sakit bagai tersambar tapi aku bertahan
Kadang ada kata yang memojokan dan mnyakitkan
Kadang aku terdiam merasakan  sakit yang tak tertahan kan

Aku terdiam seperti orang bodoh hati ini seperti tertampar
Terbakar tertusuk terkoyak lalu di tekan hingga sakit nya tak tertahan kan
Dan setan hampir saja mengambil kesempatan
Namun untung nya aku segera tersadarkan

Ku tenangkan diriku ku sebut nama nya
Ku sebut nama nya berdzikir pada nya bermunajat pada nya
Berdoa pada nya ya pada dya Allah SWT
Tuhan yang maha esa

Aku pun pergi namun dia  memanggil ku lagi
Aku pun terpaksa menghapiri
Tiba tiba suara itu meninggi lalu mengiba menangis pilu
Dan aku  hanya terdiam kaku dan membisu
Mungkin kau pikir aku tega tidak aku juga menderita
Tapi cukup biar hati ku saja dan “dia” yang tau

Hati ku menjerit meronta terluka
Jika ada yang tanya mengapa  mungkin sulit untukku menjawab nya
Tapi tuhan lebih tau mengapa
Ya aku memang bersalah aku bersalah dan berdosa

Tapi ku pun ingin perbaiki semua
Walau kubelum  tau dari mana aku akan memulainya
Aku pun berjalan seakan acuh walau sebenar nyaku rapuh
Ku  beri dia peluk ku

Ku pun berjalan keluar dengan langkah yang lunglai
Tapiku terus berjalan aku berjalan sambil berdzikir
Berdzikir dan berfikir aku berjalan tertatih dengan hati yang  mulai letih
Sambil berfikir bagaimana ini akan berakhir

Namun aku yakin janji nya benar semua akan berakir indah
Bila aku melibatkan nya ,  mungkin kau pikir aku gila  dan berkata
Hei kau tidak bisa diam saja kau juga harus berusaha ya aku
Aku janji akan berusaha dan tentu nya di setai dengan doa

Aku janji akan berusaha dan berdoa
Namun kini ku butuh petunjuk darinya karna aku
tidak tau harus mulai dari mana
namun aku yakin dia akan memberi petunjuk ku

karna dia lah tuhan yang Rahman dan Rahim
aku yakin dia akan memberi petunjuk terbaik untuk diri ku
 walau ku  tau nanti pun tetap akan ada jalan yang berliku
aku tidak takut karna Allah bersama ku 

dan nanti dia suara itu tidak akan mengekuarkan kata kata yang menyakitkan
 memojokan penuh kecurigaan tidak akan menangis pilu karna ketidakberdayaan
yang ada hanya kata-kata penuh cinta dan tangis pilu karna kebanggaan
 dan kata  kata –kata syukur  keimanan pada nya pada  Allah SWT

Chintya Amorita
19/09/2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar